Students, Teaching Resources

8 Strategi untuk Mengenal Karakter Siswa Lebih Jauh

Untuk membangun pembelajaran yang bermakna, penting bagi Bapak dan Ibu guru untuk mengenali karakter para siswa lebih jauh. Memang, hal ini tidak mudah dilakukan, mengingat setiap siswa punya karakter yang berbeda-beda. 

Sebagian siswa ada yang mudah diatur, patuh terhadap aturan sekolah, dan tidak pernah membuat masalah, tapi sebagiannya lagi ada yang sulit diatur dan tidak disiplin terhadap peraturan sekolah sehingga sering membuat Bapak dan Ibu guru jadi kesal. 

Perilaku siswa yang sulit diatur ini tentu ada penyebabnya, bukan? Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengetahui penyebab sekaligus membimbing siswa tersebut agar menjadi pribadi yang lebih baik adalah dengan mengenali karakternya. Semakin dekat dan paham Bapak dan Ibu guru dengan karakter siswa, maka akan semakin mudah Bapak dan Ibu guru membuat strategi mengajar.

Nah, untuk memudahkan Bapak dan Ibu guru dalam mengenali karakter siswa di sekolah, KOCO Schools punya beberapa strategi yang mungkin bisa diterapkan di sekolah. Berikut strateginya. 

1. Amati Siswa Selama Proses Belajar

Cara paling mudah mengenali karakter seseorang adalah dari cara mereka berkomunikasi. Hal ini bisa Bapak dan Ibu guru terapkan saat mencoba mengenali karakter siswa. 

Amati bagaimana cara mereka berkomunikasi, baik secara verbal maupun non-verbal dengan teman-teman di kelasnya dan saat harus mengerjakan tugas secara berkelompok dengan teman-temannya. 

Selain itu, coba amati juga bagaimana cara mereka berkomunikasi dengan Bapak dan Ibu guru saat menerangkan pelajaran di kelas. Apakah siswa tersebut sering mengajukan pertanyaan, aktif berdiskusi, dan sejauh mana tingkat kemampuannya dalam mengerjakan tugas. 

Ekspresi wajah yang diberikan siswa kepada guru juga bisa menjadi tanda apakah mereka sudah memahami materi atau belum. Karakter siswa juga bisa Bapak dan Ibu guru amati dari perilakunya di kelas, apakah tergolong siswa yang tenang atau sering membuat kegaduhan di kelas. 

2. Kenali Temperamen Siswa

Pada dasarnya, temperamen yang dimiliki siswa berkaitan erat dengan bagaimana proses mereka dalam memahami materi pelajaran dan mengerjakan tugas-tugas. 

Ada sebagian siswa yang sangat bersemangat dan mudah beradaptasi ketika mempelajari materi baru atau berada di lingkungan baru, tapi ada juga siswa yang sulit beradaptasi dan kurang antusias ketika dihadapkan dengan lingkungan baru dan materi baru sehingga lebih tertutup dan sulit mengutarakan emosi yang dirasakan. 

Temperamen pada siswa tidak hanya terbatas pada emosi yang meluap-luap lho, pastikan Bapak dan Ibu guru mengenali 4 jenis temperamen pada anak.

3. Cobalah untuk Memasuki Dunia Siswa

Cara paling mudah untuk memahami karakter siswa adalah dengan memasuki dunia mereka. Bapak dan Ibu guru bisa mencoba bergabung saat mereka bermain atau aktivitas lainnya saat di sekolah. Gunakan 5-10 menit pertama sebelum mulai belajar dengan Ice Breaking untuk memecah suasana.

Dengan begitu, Bapak dan Ibu guru akan lebih memahami minat dan bakat dari setiap siswa. Interaksi sosial yang terjadi antara guru dan siswa pun akan membuat siswa jadi lebih terbuka karena terkadang, siswa merasa sungkan dan malu saat diminta menyampaikan atau menunjukkan minat dan bakat yang mereka miliki. 

4. Lakukan Pendekatan Psikologis

Cara lain untuk mengenali karakter siswa adalah dengan melakukan pendekatan psikologis. Bapak dan Ibu guru bisa mengajak mereka mengobrol, menanyakan hal-hal penting dan dekat dengan siswa, atau mendiskusikan sesuatu yang membuat mereka tertarik. 

Dengan melakukan pendekatan secara psikologis, Bapak dan Ibu guru juga bisa menemukan penyebab atau alasan untuk siswa yang sering membuat masalah di sekolah. Barangkali ada permasalahan di sekolah yang sulit mereka atasi. 

Nah, dalam hal ini Bapak dan Ibu guru mungkin bisa memberikan solusi terkait hal-hal yang menjadi masalah siswa di sekolah. 

karakter siswa

5. Jadilah Sahabat Siswa

Selain keluarga, sahabat adalah seseorang yang bisa dipercaya dan penting dalam hidup kita. Dengan sahabat, kita tidak akan merasa malu dan segan untuk menceritakan keluh kesah dalam hidup. 

Oleh karena itu, jika Bapak dan Ibu guru bisa menjadi sahabat siswa, mungkin akan membuat mereka lebih terbuka dan nyaman saat menyampaikan masalah dan pendapat akan suatu hal kepada gurunya. Hal ini juga akan membantu Bapak dan Ibu guru untuk mengenali karakter siswa di sekolah. 

Terkadang, apa yang guru lihat di kelas belum cukup untuk menggambarkan karakter siswa sehingga diperlukan inisiatif untuk lebih dekat dan menjadi sahabat siswa. 

6. Pahami Lingkungan Sekitar Siswa

Lingkungan adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi pembentukan karakteristik seseorang, termasuk karakter siswa. Lingkungan dan pengalaman yang mereka miliki sebelumnya sangat menentukan bagaimana karakter siswa yang terbentuk. 

Sebagai contoh, ada siswa yang sulit fokus saat belajar, sering membuat keributan, dan mengganggu teman di kelas. Setelah diselidiki, ternyata siswa tersebut adalah anak yang kurang diperhatikan oleh orang tuanya di rumah dan di sekolah pun tidak ada teman yang mau berteman dengannya sehingga membuat ia merasa sendirian dan kesepian. 

Hal ini tentu tidak akan Bapak dan Ibu guru ketahui jika hanya memperhatikan siswa dari ruang kelas saja. Maka dari itu, Bapak dan Ibu guru perlu juga memahami lingkungan di sekitar siswa. 

7. Mengikutsertakan Siswa dalam Program Pengenalan Diri 

Tak hanya Bapak dan Ibu guru saja yang perlu memahami karakter siswa, tapi mereka sendiri juga perlu mengetahui dan mengenal diri sendiri. Sebab, jika siswa saja tidak bisa mengenali dirinya sendiri, lalu bagaimana Bapak dan Ibu guru bisa mengenalnya?

Oleh karena itu, mengikutsertakan siswa dalam program pengenalan diri akan menjadi salah satu cara terbaik untuk mengetahui dan mengenali karakter, minat, dan bakat yang dimiliki siswa. Semakin baik siswa mengenali dirinya sendiri, maka semakin mudah pula Bapak dan Ibu guru membantu mengarahkannya dalam memahami pelajaran. 

Tak hanya itu saja, semakin baik pemahaman Bapak dan Ibu guru terhadap karakter siswa, maka semakin baik pula manajemen di kelas. Jadi, dengan mengenali karakter siswa tidak hanya memberikan dampak positif bagi Bapak dan Ibu guru, tapi juga untuk siswa itu sendiri. 

8. Diskusi dengan Orang Tua Siswa

Jika Bapak dan Ibu guru masih sulit mengenali karakter siswa, terutama siswa yang tertutup, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba berdiskusi dengan orang tuanya. Bapak dan Ibu guru bisa menghubungi atau bertemu langsung dengan orang tuanya untuk menanyakan bagaimana keseharian siswa di rumah untuk mengetahui karakter mereka lebih jauh. 

Manfaat Mengenal Karakteristik Siswa

Dengan lebih mengenal karakteristik siswa tidak hanya membantu proses belajar-mengajar agar lebih baik saja, tapi Bapak dan Ibu guru juga bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut ini. 

  • Lebih mengetahui dan memahami minat dan bakat yang dimiliki siswa serta dapat membantu mereka untuk mengembangkannya.
  • Mengetahui jenis pekerjaan yang cocok untuk siswa di masa depan dan memberikan rekomendasinya kepada mereka.
  • Dapat mendeteksi apa saja kekurangan yang dimiliki siswa dan membantu mereka untuk memperbaikinya dengan cara yang tepat.
  • Membantu siswa agar lebih mengenal diri sendiri dan bisa menerima kelebihan serta kekurangan diri sendiri dengan hati yang ikhlas.

Itulah beberapa strategi untuk mengenal karakter siswa yang bisa Bapak dan Ibu guru lakukan. Semoga membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published.