Education

9 Cara Mengajar Online yang Lebih Menyenangkan dan Efektif Agar Siswa Tak Mudah Bosan

Tips agar mengajar online lebih menyenangkan dan efektif

Pandemi Covid-19 tidak hanya mengganggu aktivitas orang untuk bekerja saja, tapi juga mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah sehingga menyebabkan siswa dan guru harus menerapkan belajar secara online. 

Awalnya, kegiatan belajar mengajar secara online ini menyenangkan karena siswa tidak perlu datang ke sekolah. Namun, lama-kelamaan kegiatan belajar mengajar secara online ini membuat siswa merasa jenuh dan bosan. 

Nah, sebagai guru, ada beberapa cara yang bisa Bapak dan Ibu guru lakukan agar kegiatan belajar mengajar online ini lebih menyenangkan dan efektif. Simak tipsnya di bawah ini. 

Cara mengajar online yang lebih menyenangkan dan efektif

Meskipun segala kegiatan di luar ruangan terbatas selama pandemi Covid-19 ini, tetapi kegiatan belajar mengajar harus tetap dilakukan. Hanya saja, kegiatan ini beralih menjadi online atau jarak jauh dengan bantuan gawai. 

Ketika baru beralih ke kegiatan belajar mengajar online ini, tak sedikit siswa yang bersemangat karena tidak perlu datang ke sekolah. Cukup duduk di depan laptop, smartphone, atau tablet dengan mengenakan seragam lengkap, mereka sudah bisa mendengarkan penjelasan guru. 

Namun, kegiatan belajar mengajar online yang menyenangkan ini, lama-kelamaan membuat siswa merasa bosan dan jenuh. Mereka jadi tidak bersemangat lagi untuk bersekolah. 

Sebagai guru, menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, baik secara online maupun offline adalah salah satu tugas yang diemban. 

Nah, untuk memudahkan Bapak dan Ibu guru dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar online yang menyenangkan dan efektif, Minco punya beberapa tips yang mungkin bisa diterapkan. Yuk, simak tips mengajar online agar lebih menyenangkan dan efektif berikut ini. 

1. Gunakan background yang menarik

Agar dapat menyampaikan materi dengan mudah ke siswa, biasanya guru menggunakan aplikasi mengajar online, seperti Google Classroom, Google Meet, atau Zoom. Aplikasi seperti ini menawarkan fitur background yang dapat diubah-ubah. 

Bapak dan Ibu guru bisa memanfaatkan fitur ini untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Cobalah untuk menggunakan gambar yang menarik dan menghibur penglihatan siswa, seperti gambar kartun, tempat wisata, dan sebagainya. 

Ajak juga siswa Bapak dan Ibu guru untuk melakukan hal yang sama. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar jadi lebih menyenangkan. 

2. Mengadakan kuis online

Mengajar online jadi lebih menyenangkan

Cara lain untuk menciptakan belajar mengajar online lebih menyenangkan dan efektif adalah dengan mengadakan kuis online setelah materi pelajaran dijelaskan. 

Untuk membuat kuis online ini, Bapak dan Ibu guru bisa menggunakan aplikasi atau website yang menyediakan fitur membuat kuis online, seperti Kahoot!, Quizizz, Quizlet, dan masih banyak lagi. 

Bapak dan Ibu guru bisa membuat berbagai bentuk soal kuis, seperti pilihan ganda, esai, dan lainnya. 

Supaya lebih seru, berikan reward, misalnya dalam bentuk poin pada siswa yang paling banyak menjawab soal dengan benar. Poin yang sudah dikumpulkan ini bisa menjadi nilai tambah mereka saat ujian nanti. 

Selain membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih seru, kuis online ini juga memudahkan Bapak dan Ibu guru untuk mengidentifikasi kemampuan siswa dalam memahami materi yang diajarkan. 

3. Tampilan materi pembelajaran dengan animasi

Bagi Bapak dan Ibu guru yang mengajar siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), kegiatan belajar mengajar online ini mungkin menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, siswa SD biasanya lebih mudah bosan dan mudah teralihkan dengan segala hal yang ada disekitarnya. Apalagi, kegiatan belajar mengajar online ini belum menjadi kebiasaan mereka. 

Sebagai solusinya, Bapak dan Ibu guru bisa menampilkan bahan materi pembelajaran dengan animasi yang lucu-lucu dan menarik. 

Tenang saja, Bapak dan Ibu guru tidak perlu membuat sendiri, kok animasi ini karena sekarang sudah banyak platform pembuat animasi yang bisa digunakan dengan mudah dan gratis. 

Cara ini mungkin terlihat lebih rumit dan butuh tenaga serta waktu ekstra untuk mempersiapkannya. Namun, usaha Bapak dan Ibu guru ini tentu akan membuahkan hasil yang manis. 

Hal ini bisa dilihat dari bila siswa lebih mudah menyimak materi, bersemangat untuk belajar, dan hasil belajar yang meningkat. 

4. Menggunakan video sebagai pendukung materi

Hanya memberikan penjelasan pada siswa dengan metode ceramah atau full text tentu akan membuat mereka lebih cepat merasa bosan sehingga kesulitan untuk menyerap pelajaran. Alhasil, fokus mereka pun teralihkan ke hal-hal yang lain. 

Agar hal ini tidak terjadi, cobalah untuk menggunakan video sebagai pendukung materi. Pilihlah video dengan visual dan audio berkualitas tinggi agar mudah untuk disimak siswa. 

Selain itu, sebaiknya video yang digunakan juga tidak hanya menghibur, tapi juga sarat akan ilmu. 

5. Jaga kontak mata

Manfaatkan aplikasi mengajar online

Saat mengajar melalui aplikasi mengajar online, seperti Zoom atau Google Meet, usahakan Bapak dan Ibu guru tetap mengaktifkan kamera dan menjaga kontak mata. 

Hindari kegiatan lain, seperti menjawab pesan di smartphone atau melakukan kegiatan lain di luar pembelajaran. Sebab, kegiatan seperti ini akan mengganggu fokus siswa dalam belajar dan mungkin akan menirukan hal yang sama. 

Sesekali Bapak dan Ibu guru bisa menatap kamera smartphone atau laptop. Jangan terus-menerus menatap layar monitor karena dari sudut pandang siswa, Bapak dan Ibu guru terlihat selalu menunduk. 

Selain itu, aturlah ketinggian kamera supaya tidak terlalu tinggi atau rendah. Pastikan juga siswa dapat melihat dan berinteraksi dengan Bapak dan Ibu guru. 

6. Pastikan jaringan internet stabil

Supaya belajar mengajar online ini dapat berjalan dengan efektif, pastikan juga jaringan internet yang digunakan stabil. Sebab, jaringan internet yang tidak stabil, akan membuat siswa kesulitan menyimak penjelasan Bapak dan Ibu guru. 

Sebaliknya, jaringan internet siswa juga harus stabil agar tidak ketinggalan materi yang disampaikan oleh guru dan bisa lebih fokus. 

7. Gunakan gaya storytelling

Hanya menampilkan presentasi dan penjelasan yang serius, akan membuat siswa merasa bosan. Namun, jika Bapak dan Ibu guru mengemasnya menjadi sebuah kisah yang menarik, tapi penuh dengan wawasan baru, mungkin akan membuat siswa menjadi lebih tertarik. 

Pada dasarnya, siswa cenderung lebih senang mendengarkan cerita yang berhubungan langsung dengan materi yang diajarkan daripada hanya mendengarkan penjelasan materi saja. 

Menjelaskan dengan gaya storytelling juga akan membuat siswa lebih mudah memahami penerapan materi yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari. 

Jangan lupa sertakan juga mimik muka dan intonasi suara yang mendukung cerita. Jika diceritakan dengan nada yang datar dan tanpa mimik muka yang mendukung, suasana belajar akan tetap membosankan. 

8. Lakukan ice breaking 

Berjam-jam belajar tentu akan membuat siswa merasa jenuh, bahkan mengantuk. Jika sudah begini, materi yang disampaikan akan sia-sia karena siswa sudah kehilangan fokus untuk menyimak penjelasan Bapak dan Ibu guru. 

Untuk mengembalikan semangat dan konsentrasi siswa, cobalah untuk melakukan ice breaking selama 5-10 menit. Misalnya, dengan memainkan permainan, tebak lagu, tebak gambar, dan ide ice breaking lainnya. 

Selain untuk mengembalikan semangat dan konsentrasi siswa, ice breaking juga dapat menghidupkan kembali suasana belajar yang sebelumnya terasa amat sepi dan membosankan. 

9. Mengajar online dengan KOCO Schools

Terakhir, Bapak dan Ibu guru bisa mencoba mengajar online dengan KOCO Schools, yakni penyedia Learning Management System (LMS) yang memiliki berbagai fitur menarik untuk menunjang kegiatan belajar mengajar online. 

Terdapat berbagai fitur yang bisa Bapak dan Ibu guru manfaatkan, mulai dari fitur dari absensi online, penjadwalan tugas, akses bank soal, hingga akumulasi rapot siswa dalam satu akses.

Untuk lebih jelasnya, berikut fitur-fitur untuk memudahkan Bapak dan Ibu guru dalam kegiatan belajar mengajar yang disediakan oleh KOCO Schools:

  • Emo-meter Siswa, untuk membantu siswa mengejar ketertinggalannya dan menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat pemahaman masing-masing.
  • Ringkasan Kinerja Harian, untuk menganalisis hasil kerja harian siswa dengan grafik interaksi.
  • Presensi Kehadiran, untuk merekap kehadiran siswa di rumah dan di sekolah secara bersamaan.
  • Generator Kuis KOCO, memiliki lebih dari 30.000 lebih pilihan soal yang bisa disesuaikan dengan kemampuan siswa dan otomatis menilai hasil kerja secara real-time.
  • Rapot online terintegrasi, memudahkan guru dalam mengakses perkembangan belajar siswa serta mengevaluasi hasilnya secara langsung dalam bentuk grafik interaktif. Dengan fitur ini Bapak dan Ibu guru juga bisa langsung memeriksa nilai siswa dan memberi koreksi saat menggunakan LMS KOCO Schools.
  • Terintegrasi dengan Google Classroom, Bapak dan Ibu guru bisa dengan mudah mentransfer kelas yang ada di Google Classroom ke dalam KOCO Schools.

Fitur-fitur menarik dari KOCO Schools ini bisa Bapak dan Ibu guru nikmati secara gratis tanpa perlu mengunduh aplikasi, dan pastinya lebih hemat kuota. 

Tak hanya itu saja, kegiatan belajar mengajar pun bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan fitur menarik dan terlengkap dari KOCO Schools. 

Well, itu dia sembilan cara agar kegiatan belajar mengajar online lebih menyenangkan dan efektif. Kalau Bapak dan Ibu guru punya cara yang lain, jangan lupa tulis di kolom komentar, ya supaya guru-guru yang lain bisa mencoba cara tersebut. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.