Teaching Method

9 Cara Efektif dan Sederhana untuk Menghemat Waktu Guru

Meskipun kelihatannya pekerjaan sebagai pengajar atau guru itu mudah, tapi nyatanya tidak begitu. Sebagai tenaga pengajar, guru harus membuat dan menyiapkan materi hingga media pembelajaran yang akan digunakan.  Sehingga, cukup sulit untuk menghemat waktu guru karena variasi pekerjaan yang ada.

Belum lagi ditambah dengan tugas lain, seperti membuat soal ujian, memeriksanya, dan memberikan nilai. Tak jarang, waktu selama 24 jam rasanya masih kurang. 

Lalu, bagaimana cara mengatur waktu untuk guru yang efektif dan sederhana? Berikut beberapa cara dan media mengajar yang bisa diimplementasikan oleh Bapak dan Ibu guru agar waktu yang diberikan bisa digunakan sebaik mungkin. 

1. Melakukan Penilaian Langsung di Kelas

Umumnya, setelah menjelaskan materi, murid akan diberikan soal-soal latihan yang bisa langsung dikerjakan di kelas selama jam mata pelajaran tersebut masih berlangsung atau jika tidak selesai, bisa dikerjakan di rumah. Cara ini tanpa disadari memakan banyak waktu untuk guru karena harus meluangkan waktu untuk mengoreksi jawaban murid. 

Sebagai solusinya, Bapak dan Ibu guru bisa melakukan penilaian langsung di kelas. Caranya, begitu selesai menjelaskan materi pembelajaran, Bapak dan Ibu guru bisa memberikan pertanyaan atau soal yang harus dijawab langsung oleh murid. 

Setelah itu, berikan penilaian apakah jawaban yang diberikan sudah benar atau belum. Cara ini mirip seperti diskusi, hanya saja ada poin penilaian untuk setiap pertanyaan atau soal yang diberikan pada murid. 

Dengan begitu, setelah kelas berakhir, Bapak dan Ibu guru tidak perlu lagi mengoreksi jawaban murid. 

Selain menghemat waktu, cara ini juga membantu Bapak dan Ibu guru untuk mengetahui apakah murid sudah memahami materi pembelajaran dengan baik atau belum. Pembelajaran seperti ini juga membantu murid agar lebih mudah memahami materi yang diajarkan oleh Bapak dan Ibu guru. 

2. Buat Skala Prioritas

Perlu disadari bahwa sebagai manusia biasa, kita tidak bisa melakukan semuanya dalam satu waktu. Sebab, waktu 24 jam yang sudah diberikan tidak akan pernah cukup bila ingin menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu waktu

Namun, faktanya setiap pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu. Oleh karena itu, penting untuk membuat skala prioritas agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu, termasuk dalam hal mengajar. 

Bapak dan Ibu guru harus bisa menilai mana materi pembelajaran yang paling penting untuk diajarkan pada murid dan mana yang bisa ditunda dulu jika hasilnya tidak berdampak ke hal yang lain. Untuk memudahkan dalam menentukan skala prioritas, Bapak dan Ibu guru bisa  dengan menggunakan aturan 40/40/40 dalam mengajar.

3. Menghemat Waktu Guru dengan Melibatkan Murid Dalam Kegiatan Belajar Mengajar

Metode pembelajaran di kelas saat ini tentunya sudah jauh lebih berkembang dan maju dibandingkan dulu. Sekarang ini, menjelaskan materi tidak hanya dilakukan oleh guru saja, sementara murid hanya mendengarkan, tapi murid juga bisa menggantikan tugas guru dalam hal menjelaskan materi melalui media pembelajaran, seperti presentasi. 

Dalam hal ini guru berperan sebagai pengawas. Ketika ada penjelasan materi yang kurang tepat, Bapak dan Ibu guru bisa meluruskannya. 

Selain presentasi, Bapak dan Ibu guru juga bisa menggunakan media pembelajaran lain, seperti media audio (radio, tape recorder, laboratorium bahasa), visual ( foto, ilustrasi, flashcard). Cara ini dinilai dapat memudahkan Bapak dan Ibu guru dalam menyampaikan materi sekaligus memudahkan murid untuk memahami materi yang diberikan. 

4. Manfaatkan Aplikasi Mengajar

Selama masa pandemi ini, kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara online. Hal ini tentunya tidak mudah karena ruang gerak belajar antara guru dan murid jadi terbatas. 

Namun, berkat kemajuan teknologi, banyak aplikasi mengajar yang bisa Bapak dan Ibu guru manfaatkan. Misalnya, untuk membuat soal kuis, Bapak dan Ibu guru bisa memanfaatkan aplikasi, seperti KOCO Schools, Quizziz, Kahoot, dan Flipquiz. Selain itu, Bapak dan Ibu juga bisa menggunakan metode Ice Breaking di dalam kelas. 

Pembelajaran yang interaktif berbasis gamifikasi ini cenderung lebih disukai murid karena mereka diajak berlomba-lomba untuk menjawab setiap soal dengan benar dalam batas waktu yang telah ditentukan. Selain itu, ketika ada pertanyaan yang dijawab salah, murid bisa langsung mengetahui jawaban yang benar sekaligus penjelasannya. 

Dengan memanfaatkan aplikasi mengajar ini,  kegiatan belajar mengajar menjadi lebih mudah serta menghemat waktu Bapak dan Ibu guru. 

5. Manfaatkan Bank Soal Sebagai Referensi

Membuat soal ujian dan latihan juga menjadi salah satu tugas guru. Namun, tugas ini tidaklah semudah yang dibayangkan.

Terkadang, Bapak dan Ibu guru kerap merasa kesulitan dan kebingungan ketika harus membuat soal. Untungnya, sekarang ada bank soal yang bisa menjadi salah satu referensi Bapak dan Ibu guru dalam membuat soal ujian maupun latihan. 

Ada berbagai macam soal yang tersedia lengkap dengan pembahasannya dan bisa disesuaikan dengan jenjang pendidikan mulai dari kelas 1 SD sampai 12 SMA. Adapun website bank soal yang bisa Bapak dan Ibu guru akses secara gratis, antara lain KOCO Quiz, Rumah Belajar, kejarcita.id, dan zenius.net. 

6. Menghemat Waktu Guru dengan Mengatur File atau Folder 

Tanpa disadari file atau folder dalam laptop, netbook, ataupun komputer yang berantakan sering kali membuat Bapak dan Ibu menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari file atau folder penting yang akan digunakan untuk mengajar. Maka dari itu, penting untuk mengatur dan menjaga setiap file dan folder agar tetap rapi sehingga ketika dibutuhkan, Bapak dan Ibu guru tidak kebingungan lagi mencari file atau folder tersebut. 

7. Merapikan Meja Guru

Menghemat waktu guru
Merapikan meja untuk menghemat waktu guru

Sama seperti file dan folder pada laptop, netbook, serta komputer yang harus dijaga kerapiannya, meja guru juga sebaliknya. Jangan sampai surat izin atau sakit murid bercampur dengan lembaran tugas mereka. 

Usahakan untuk merapikan meja dan menempatkan setiap barang pada tempatnya serta membuang barang yang sudah tidak terpakai lagi. Dengan begitu, Bapak dan Ibu guru bisa lebih menghemat waktu karena setiap berkas atau barang sudah ada tempatnya masing-masing. 

Selain itu, meja yang rapi dan bersih juga membuat Bapak dan Ibu guru bisa lebih fokus bekerja.

8. Membuat Rencana Kerja Harian

Cara lain yang bisa Bapak dan Ibu guru lakukan untuk mengatur waktu agar lebih efektif adalah membuat to do list atau rencana kerja harian. Cara ini mungkin terkesan sulit dan merepotkan, tapi membuat perencanaan kerja harian ternyata dapat membuat Bapak dan Ibu guru lebih produktif serta mengurangi stres. 

Mulailah dengan mempersiapkan materi dan media pembelajaran yang akan digunakan untuk mengajar pelajaran hari berikutnya hingga kegiatan lain yang akan dilakukan setelahnya.

Bapak dan Ibu guru bisa menuliskan kegiatan yang akan dilakukan pada selembar kertas, buku, ataupun memanfaatkan platform, seperti KOCO Schools yang terhubung langsung dengan kelas,  Google Task, Microsoft To Do, dan Notion untuk mengatur kegiatan sehari-hari. 

9. Istirahat Sejenak

Baik guru maupun murid tentunya membutuhkan waktu untuk istirahat. Memaksakan diri untuk terus beraktivitas, justru membuat Bapak dan Ibu guru kehilangan fokus dan sulit menyelesaikan pekerjaan.

Oleh karena itu, manfaatkan waktu istirahat dengan sebaik mungkin sehingga pikiran jadi lebih jernih sekaligus mengembalikan semangat untuk mengajar. 

Itulah beberapa cara mengatur dan menghemat waktu secara efektif yang bisa Bapak dan Ibu guru terapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Guru juga bisa menggunakan LMS KOCO Schools yang membantu mengajar jadi lebih mudah karena semuanya terintegrasi jadi satu. Semoga artikel ini membantu Bapak dan Ibu guru!

Leave a Reply

Your email address will not be published.