Education

Mau Ujian Online? Ketahui Dulu Pedoman dan Tipsnya di sini!

Sebentar lagi, siswa akan menghadapi ujian online. Sebagai guru, Bapak dan Ibu pasti merasa bangga bila melihat siswa berhasil. Kesuksesan siswa juga dimulai dari guru, sebab itu penting bagi Bapak dan Ibu guru untuk dapat mempersiapkan diri sebelum ujian.

Apa saja yang Bapak dan Ibu guru perlu pahami dan lakukan? Yuk, kita simak di bawah ini!

Sistem ujian online
Guru menilai ujian online

Pedoman Ujian Online untuk Guru

Fokus Pada Pembelajaran

Penilaian yang efektif membantu siswa fokus pada pembelajaran mereka beserta tujuannya. Sampaikan harapan Hasil Belajar pada siswa dengan jelas dan hubungkan tugas ujian dengan hasil belajar tersebut untuk mendukung pembelajaran dan keberhasilan siswa.

Bapak dan Ibu guru bisa memulai dengan memikirkan apa yang Bapak dan Ibu guru ingin siswa pelajari dan bagaimana mereka dapat mendemonstrasikan pembelajaran tersebut.

Seimbangkan Struktur dan Fleksibilitas

Meskipun pendidikan di Indonesia sudah mulai terbiasa bertransisi ke pembelajaran jarak jauh, banyak dari kita yang masih berada di lingkungan atau keadaan yang tidak ideal untuk belajar mengajar. Masalah seperti buruknya koneksi internet, berbagi ruang dan peralatan teknologi dengan keluarga masih menjadi isu yang sering dijumpai.

Bapak dan Ibu guru bisa menerapkan strategi berikut untuk mendukung siswa:

  • Buat bahan belajar mudah diakses
  • Buat ekspektasi belajar yang jelas
  • Buat tenggat waktu jadi fleksibel
  • Sediakan alternatif materi belajar dengan berbagai format
  • Rekam sesi belajar di kelas dan kirimkan ke siswa

Instruksi yang Jelas dan Umpan Balik Berkualitas

Komunikasi yang jelas penting dalam pembelajaran online. Mengingat masih adanya siswa dan bahkan pengajar yang masih awam dengan lingkungan pembelajaran online, semakin penting untuk dapat menjelaskan ekspektasi Bapak dan Ibu guru serta menyediakan instruksi yang jelas untuk tugas ujian, begitu pula dengan umpan balik selama atau setelah ujian.

Pahami Macam Penilaian Pembelajaran

Apakah Bapak dan Ibu guru sudah tau macam-macam penilaian pembelajaran?

Penilaian tidak hanya diberikan pada akhir pelajaran. Penilaian bisa, dan sebaiknya, dilakukan sebelum pembelajaran, selama pembelajaran dan di akhir pembelajaran. Ada tiga macam jenis penilaian pembelajaran yang dapat disimpulkan untuk fungsi tersebut, yaitu penilaian diagnostik, penilaian formatif dan penilaian sumatif.

Pahami Alasan Menilai Ujian

Ujian seharusnya dapat mengukur hasil belajar. Hasil belajar meliputi bagaimana siswa dapat mendemonstrasikan apa yang mereka ketahui dan terlebih lagi apa yang mereka mampu lakukan dengan keterampilan yang didapat.

Ada beberapa tingkatan hasil belajar, mulai dari tingkat rendah seperti mengingat informasi, hingga tingkat tinggi seperti menganalisa informasi. Bloom Taxonomy di bawah dapat menjadi referensi untuk memahami tingkatan pembelajaran yang Bapak dan Ibu guru dapat nilai:

Gunakan Tipe Ujian yang Tepat

Seperti yang kita ketahui, terdapat beberapa tipe penilaian ujian untuk siswa. Mulai dari ujian biasa, proyek, essay, dll. Tiap tipe ujian ini memiliki fungsi serta kekurangan dan kelebihannya masing masing, dan tepat atau tidaknya tergantung pada apa yang ingin Bapak dan Ibu guru nilai. Sebab itu, penting untuk menggunakan tipe ujian yang tepat.

Tips dan Strategi Ujian Online untuk Guru

Manfaatkan platform Edtech

Ujian secara online bisa menjadi sesuatu yang menegangkan untuk guru ataupun siswa yang belum terbiasa menggunakan teknologi pendidikan di dalam kelas. Sebelum ujian dimulai, penting untuk membiasakan kelas dengan memanfaatkan berbagai macam teknologi agar lebih familiar.

Membiasakan penggunaan teknologi dalam kelas memberi kesempatan bagi siswa untuk melatih keterampilan mereka menavigasikan teknologi yang diperlukan sehingga mendukung kesiapan mereka saat ujian online.

Hemat waktu dengan bank soal ujian

Bapak dan Ibu guru bisa memanfaatkan bank soal yang tersedia dari berbagai sumber sebagai bahan referensi soal ujian. KOCO Schools juga punya perpustakaan digital dengan koleksi buku-buku gratis dari KEMENDIKBUD dan bookstore, lho. Dengan begitu, guru bisa lebih hemat waktu dan fokus mengerjakan prioritas lainnya.

Siapkan rencana alternatif untuk hadapi kendala

Berbagai macam kendala bisa terjadi ketika melaksanakan ujian online. Misalnya koneksi internet yang terputus, kendala pada sistem, masalah pada komputer, dll. Sebab itu, Bapak dan Ibu guru harus ingat mempersiapkan rencana alternatif bila kendala tertentu terjadi.

Himbau murid untuk beristirahat dari gadget secara berkala

Pemakaian gadget yang berlebihan bisa memiliki dampak negatif untuk tubuh, misalnya mata lelah. Sementara siswa harus menatap layar kembali saat ujian online. Untuk menjaga kondisi tubuh dan fokus siswa tetap prima, himbau mereka untuk mengambil istirahat dari pemakaian gadget untuk persiapan ujian.

Instruksi yang jelas dan memudahkan

Bapak dan Ibu guru tentu ingin siswa dapat mengerjakan ujian tanpa kendala. Salah satu cara mendukung hal tersebut adalah dengan memberikan instruksi pelaksanaan yang jelas, mulai dari pengisian biodata hingga cara pengisian soal. Bapak dan Ibu guru juga bisa menghimbau siswa mengenai apa yang mereka akan lakukan setelah ujian online berakhir.

Cara Guru Dapat Mendukung Siswa Mempersiapkan Ujian

Akui kendala yang dihadapi siswa

Kecemasan akan ujian adalah sesuatu yang dialami banyak siswa. Sebagai pengajar, penting bagi Bapak dan Ibu guru untuk benar-benar memahami hal ini agar dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan karena kecemasan tersebut. Beberapa tanda seperti mengeluh sakit perut, adanya perubahan pada perilaku dan suasana hati atau kesulitan mengingat ujian atau memberi perhatian adalah peringatan adanya kecemasan pada diri siswa.

Tanda-tanda yang ditunjukkan siswa bisa jadi berbeda, jadi penting bagi Bapak dan Ibu guru untuk terbiasa membedakannya. Salah satu cara yang dapat Bapak dan Ibu guru lakukan adalah seperti menghimbau staf sekolah lainnya atau biacara pada orang tua siswa mengenai kecemasan yang dialami serta pengaruhnya terhadap ujian kelak. Selain itu, Bapak dan Ibu guru juga bisa melakukan kegiatan ice breaking di kelas agar siswa lebih rileks.

Semakin banyak dukungan yang Bapak dan Ibu guru berikan, tentu akan semakin baik.

Menumbuhkan sikap positif

Sebagai guru, umumnya siswa akan melihat guru sebagai role model dalam bersikap. Jika Bapak dan Ibu guru menunjukkan stress sebelum ujian, ada kemungkinan siswa ikut merasakan rasa stress tersebut. Tetaplah menjaga sikap positif, hindari ekspektasi yang 100% harus sempurna dan ingatkan siswa bahwa Bapak dan Ibu guru memercayai kemampuan mereka dan tetaplah mendukung siswa untuk melakukan yang terbaik.

Seminggu sebelum ujian, Bapak dan Ibu guru bisa menciptakan suasana yang ringan dan menyenangkan dan tidak berkaitan dengan kelas. Dorong siswa untuk mengungkapkan perasaan mereka mengenai ujian, terlebih lagi jika mereka terlihat menunjukkan gejala stress.

Ajarkan strategi belajar

“Persiapan adalah kunci keberhasilan.” Pernah mendengar kalimat tersebut?

Mempersiapkan siswa untuk melaksanakan ujian sebelum hari dilaksanakannya akan sangat membantu meminimalisir kecemasan dan mematangkan kesiapan siswa. Semakin siswa merasa familiar dan mampu menyelesaikan masalah dalam ujian, mereka akan semakin percaya diri.

Bapak dan Ibu guru dapat mengajarkan beberapa strategi belajar ini pada siswa:

  • Belajar dengan metode 50:10. Dalam waktu 1 jam (60 menit), siswa menggunakan 50 menit waktu untuk fokus belajar dan sisa 10 menit untuk istirahat. Dengan begitu siswa akan lebih mudah menyerap materi pelajaran.
  • Buat target belajar. Beri target ketika belajar, misalnya dalam waktu 30 menit harus menyelesaikan 10 soal Matematika. Dengan menentukan target belajar, diharapkan siswa bisa lebih semangat, fokus, dan tidak cepat bosan karena mengingat ada target yang harus dicapai.
  • Terapkan Reward & Punishment. Jika berhasil mencapai target tertentu, tak ada salahnya memberi imbalan untuk diri sendiri karena sudah berusaha dan bekerja keras. Sebaliknya, jika ada yang belum berhasil tercapai, beri hukuman ringan untuk diri sendiri. Harapannya, siswa bisa lebih disiplin dalam belajar.

[Baca selengkapnya di sini: https://blog.kocoschools.com/anti-bosan-coba-terapkan-12-cara-belajar-yang-efektif-ala-maudy-ayunda-dan-jerome-polin-ini/]

Sudah siapkah Bapak dan Ibu guru mendampingi siswa untuk ujian online? Bapak dan Ibu guru juga bisa membuat pelaksanaan ujian online semakin mudah dengan LMS KOCO Schools. Hanya dalam waktu 1 menit saja Bapak dan Ibu guru sudah bisa memanfaatkan fitur-fitur KOCO Schools. Daftar gratis KOCO Schools untuk memudahkan ujian online sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published.